Saturday, July 2, 2011

SUPPLIER GANDUM & TEPUNG GANDUM ORGANIK

ANDA pengemar gandum? 

Terpikat karena, katanya, memiliki serat tinggi sehingga baik untuk pencernaan? Atau karena manfaat lainnya yang membuat tubuh menjadi lebih sehat atau membuat penyakit yang diderita menjadi tidak semakin parah?


Berikut ini disajikan beberapa fakta yang perlu diketahui seputar gandum (dikumpulkan dari berbagai sumber di media online)

Gandum baik untuk jantung
Selama bertahun-tahun para ilmuwan dan ahli gizi telah mempelajari makanan apa saja yang baik untuk jantung. Berikut ini adalah makanan terbaik untuk jantung sekaligus bisa membantu menyelamatkan hidupnya, seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (9/6/2011) yaitu:Oats atau gandum


Gandum yang biasa dijadikan menu sarapan pagi mengandung serat larut beta-glucan yang diketahui bisa menurunkan kolesterol total dalam darah serta kolesterol jahat (LDL). Tingkat kolesterol tersebut penting karena bertanggung jawab terhadap terjadinya serangan jantung. Selain itu ia juga mengandung indeks glikemik rendah yang membantu mencegah diabetes.
Orang-orang yang memiliki kadar gula tinggi atau sedang melakukan diet sangat dianjurkan mengonsumsi makanan yang terbuat dari gandum. Di Indonesia, gandum memang bukan makanan utama. Tetapi tidak ada salahnya jika memilih konsumsi gandum sejak sekarang, karena sangat ramah kesehatan.

Dr Joanne Slavin, dari Department of Food Science and Nutrition pada Universitas Minnesota, AS menyatakan gandum membantu membentuk tubuh lebih baik karena mengandung berbagai zat gizi rendah lemak yang bisa memperkaya diet sehari-hari, seperti karbohidrat kompleks, serat diet, protein nabati, phytokimia, antioksidan, vitamin, serta mineral. Dalam setiap 100 gram gandum terkandung 3,1 mg zat besi dan 36 mg kalsium yang bermanfaat, antara lain, menyembuhkan penyakit jantung koroner dan darah tinggi.

Radang Gusi Bisa Dilawan dengan Gandum
Radang gusi membuat gusi bengkak, lembek dan berdarah yang jika dibiarkan akan membuat selaput periodontal yang mengangga gigi keropos dan lalu gigi menjadi patah. Selain melakukan perawatan mulut dan gigi dengan baik, radang gusi ini bisa disembuhkan dengan makanan-makanan ini.

Penelitian baru menunjukkan makan makanan asam lemak tak jenuh ganda dapat mengurangi risiko penyakit periodontal.

Makanan kaya asam lemak tak jenuh ganda yang dapat membantu mencegah penyakit gusi dan penyakit jaringan periodontal adalah salmon, kacang-kacangan, pasta gandum utuh, telur dan alpukat.

Sistem Kekebalan Tubuh Meningkat Berkat Gandum
Serat larut yang ditemukan dalam gandum, apel dan kacang-kacangan dapat mengurangi peradangan yang dihubungkan denganpenyakit obesitas dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.


"Serat larut mengubah sifat sel kekebalan. Sel larut menjauhkan dari pro-inflammatory dan menjadi sel anti-inflammatory (anti peradangan), yaitu sel-sel penyembuhan yang membantu kita untuk lebih cepat sembuh dari infeksi," kata Gregory Freund, profesor di University of Illinois.

Tekanan Darah
Konsumsi serat tambahan sebanyak 7 gram per hari dapat menurunkan tekanan darah bagi penderita tekanan darah tinggi. Karena itu, konsumsi gandum utuh dianjurkan bagi Anda yang menderita tekanan darah tinggi.

Menjaga berat badan
Gandum utuh memiliki indeks glikemik yang rendah, suatu sistem yang mempengaruhi kadar gula dalam darah Anda. Bagi Anda yang menjalankan diet penurunan berat badan, konsumsi gandum utuh baik untuk Anda. Dalam suatu penelitian menunjukkan orang yang mengonsumsi gandum utuh memiliki Indeks Masa Tubuh yang lebih rendah daripada yang tidak mengonsumsinya secara teratur.

Mencegah Diabetes Tipe 2
Gandum kaya akan magnesium, yang merupakan mineral yang bertindak sebagai co-faktor untuk lebih dari 300 enzim. Enzim ini terlibat dalam penggunaan fungsional tubuh insulin dan sekresi glukosa. Makanan yang mengandung gandum minimal 51% dan juga rendah lemak jenuh dan kolesterol, berarti menurunkan resiko penyakit koroner dan beberapa jenis kanker. Selain itu, konsumsi secara teratur gandum mempromosikan kontrol gula darah yang sehat. Orang yang menderita diabetes dapat menjaga kadar gula dengan mengganti nasi dengan gandum.

Mengurangi Peradangan Kronis
Gandum dapat membantu dalam pencegahan peradangan kronis, yang juga ditemukan dalam manfaat bayam. Peradangan merupakan konstituen utama dalam sebagian besar jenis sakit rematik. Dengan demikian, makan gandum dalam jumlah yang sehat dan aktif akan mengurangi peradangan. Konsumsi betaine mempengaruhi sejumlah aspek dalam kimia tubuh kita yang menjamin risiko yang lebih rendah peradangan kronis dan penyakit lain seperti osteoporosis, penyakit jantung, penyakit Alzheimer, penurunan kognitif, dan diabetes tipe-2.

Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Biji-bijian seperti gandum sangat efektif pada pasien dengan gangguan metabolisme. Jenis-jenis sindrom metabolik termasuk obesitas visceral,  trigliserida tinggi, rendahnya tingkat kolesterol HDL dan tekanan darah tinggi dapat dilindungi dengan gandum. Dokter merekomendasikan makan roti gandum dan makanan kaya serat lainnya. Diet gandum mungkin adalah cara yang paling efektif, cepat, dan menyenangkan untuk mengurangi sindrom metabolik tubuh.

Mencegah Asma Pada Anak
The American Lung Association, mengatakan bahwa sekitar 20 juta orang Amerika mengalami asma. Studi telah menyatakan bahwa biji-bijian dan ikan pada sebagian anak, dapat menurunkan kemungkinan asma. Studi Internasional Alergi dan Asma pada anak dibuktikan melalui banyak penelitian bahwa diet berbasis gandum memiliki kapasitas untuk menurunkan kemungkinan terkena asma hampir 50%. Selama survei, diberikan diet khusus gandum, ikan dan biji-bijian dan menunjukkan penurunan hampir 66% dalam kemungkinan penyakit asma.

Melawan Kanker Payudara
Penelitian di Inggris menemukan bahwa diet kaya serat sangat penting bagi wanita untuk menjaga kanker payudara. Makanan dari biji-bijian seperti gandum dan buah-buahan memberikan perlindungan yang signifikan bagi perempuan pra-menopause terhadap kanker payudara.
Studi mengatakan bahwa sekitar 30 gram gandum yang dikonsumsi sehari-hari, cukup bagi perempuan untuk mengurangi risiko kanker payudara. Laporan mengatakan bahwa wanita pra-menopause yang mengkonsumsi gandum memiliki 41% penurunan risiko kanker payudara dibandingkan dengan yang memakan serat dalam bentuk lain.

Sumber Gizi & Mineral
Gandum kaya akan unsur katalitik, garam mineral, kalsium, magnesium, potasium, belerang, klor, arsenik, silikon, mangan, seng, iodida, tembaga, vitamin B, dan vitamin E. Kekayaan ini nutrisi mengapa gandum sering digunakan sebagai dasar makanan atau makanan pokok. Sebagai makanan pokok, gandum merupakan jenis karbohidrat yang tinggi serat sehingga menyehatkan pencernaan yang dianggap lebih baik dari jenis karbohidrat lain. 
DAN seabrek-abrek manfaat lainnya yang bisa ditemukan dari internet. Namun, apakah gandum sama sekali tidak memiliki "sisi buruk?" 

Ternyata dari beberapa penelitian gandum sama sekali tidak bisa dikata sebagai "dewa suci tanpa cacat sama sekali". Berikut informasi "buruk" yang ditemukan pada gandum...

Jika selama ini Anda berpikir mengonsumsi gandum adalah cara terbaik dalam menurunkan berat badan, maka informasi yang satu ini tidak boleh Anda lewatkan. Baru-baru ini ditemukan bahwa gandum memberikan efek negatif merugikan, seperti memicu ketergantungan bahkan naiknya berat badan. Gandum, baik berbentuk utuh ataupun olahan mengandung protein yang disebut gluten dan amylocpectin-a yang dalam jumlah banyak berakibat negatif pada tubuh. Bagi beberapa orang yang sudah alergi gluten, sudah pasti tidak dapat mengonsumsi gandum. Tetapi bukan berarti Anda yang tidak alergi akan terbebas dari efek negatif gandum.

Jika Anda terlalu sering mengonsumsi gandum, hal ini dapat mengubah Anda menjadi gluten intoleran. Kondisi ini membuat tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan maksimal. Selain itu, gluten juga memiliki kesamaan dengan heroin karena cenderung memberikan reaksi adiktif pada otak. Di sisi lain, amylopectin-a juga dapat merangsang naiknya insulin yang membuat Anda merasa lapar segera setelah makan. Meskipun belum ada penelitian lanjutan, gandum juga disebut sebagai pemicu munculnya jerawat pada wajah, sakit kepala, penuaan dini, hingga menghambat produksi serotonin yang membuat emosi tidak stabil. Untuk menghindarinya, bukan berarti Anda mencoret gandum dari bahan pangan harian, tapi pastikan konsumsinya dalam jumlah wajar dan juga disertai dengan menu makan sehat lainnya. (CH)(dikutip dari:http://www.dewimagazine.com/news-beauty/fakta-gandum)


Kesimpulannya?
Sejauh anda mengonsumsi dalam batas "wajar" dan merasakan manfaatnya, itu tidak ada masalah (meski ada fakta yang menyebutkan keburukan dari konsumsi gandum).
Namun, bila Anda ragu, sebaiknya berkonsultasi pada ahli gizi atau dokter sebelum Anda memutuskan mengonsumsinya...
Semoga, apapun pilihan dan keputusan Anda, saya harapkan Anda selalu dalam keadaan sehat dan bugar....!
  
Oya, saya mohon maaf bila anda kecewa karena saya tidak lagi menjual biji maupun tepung gandum organik. Itu karena dalam 2 tahun terakhir ini pasokan sangat tidak lancar. Jadi, saya hentikan saja penjualan gandum untuk saat ini dan dalam waktu yang tidak bisa ditentukan...

saya harap Anda bisa menemukan situs menjual gandum dan puas olehnya. 

Terima kasih

 ***************



Anda Penghobi Mawar? Silakan Klik Di Sini 


Atau Anda BUTUH Mawar Potong untuk Acara Pernikahan? Silakan Klik Di Sini